IHSG Kembali Cetak Rekor, Rupiah Menguat ke 13.560 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Sentimen bervariasi baik dari internal dan eksternal pengaruhi rupiah.

Mengutip kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah menguat 10 poin menjadi 13.560 per dolar Amerika Serikat (AS) dari periode Rabu 25 Oktober 2017 di kisaran 13.570 per dolar AS.

Berdasar pada data Bloomberg, rupiah di buka menguat tidak tebal 13. 570 per dolar AS dari penutupan perdagangan tempo hari di kisaran 13. 578 per dolar AS. Pada Kamis siang rupiah bergerak di kisaran 13. 567. Tempat rupiah bergerak di kisaran 13. 546-13. 577 per dolar AS.

Disamping itu, laju Indeks Harga Saham Paduan (IHSG) masih tetap catatkan rekor baru. Pada penutupan session pertama Kamis minggu ini, IHSG naik tidak tebal 8, 05 point atau 0, 13 % ke tempat 6. 033, 48. Indeks saham LQ45 naik tidak tebal 0, 23 % ke tempat 998, 21.

Keseluruhan frekwensi perdagangan saham 195. 763 kali dengan volume perdagangan 4, 8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 3, 5 triliun. Investor asing lakukan tindakan jual Rp 143, 97 miliar.

Ekonom PT Bank Permata Tbk Joshua Pardede menjelaskan, penguatan rupiah pada dolar AS didorong indeks dolar AS melemah pada beberapa mata uang paling utama yakni euro, yen serta pound sterling.

Joshua menjelaskan, penguatan euro serta pound sterling didorong data ekonomi serta pertemuan bank sentral Eropa. Inggris mencatatkan perkembangan ekonomi kuartal III yang lebih dari keinginan.

Disamping itu, Bank Sentral Eropa merencanakan kurangi stimulusnya. ” Sentimen positif itu mensupport euro hingga buat dolar AS tertekan, rupiah juga diuntungkan, ” tutur Joshua waktu dihubungi Liputan6. com.

Ia memberikan dari sentimen internal, Biaya Pendapatan serta Berbelanja Negara (APBN) 2018 pada akhirnya disahkan. Perkembangan ekonomi 2018 diinginkan menjangkau 5, 4 % dalam APBN 2018. Ini lebih tinggi dari periode terlebih dulu 5, 2 %.

Baca juga: kurs dollar

Diluar itu, trend bursa saham menguat juga mensupport sentimen rupiah. IHSG pada akhirnya bikin rekor teratas selama histori di kisaran 6. 000.

Joshua menjelaskan, aktor pasar masih tetap menanti hasil pertemuan bank sentral Eropa. ” Pertemuan bank sentral Eropa jadi peristiwa perlu yang bisa mensupport euro hingga menghimpit dolar AS, Ini bisa jadi peristiwa rupiah kembali menguat perdagangan saham Jumat, ” kata Joshua

” Sentimennya beragam karna agenda perlu pada minggu ini, ” lebih Joshua.

Euro naik tidak tebal 0, 1 % jadi US$ 1, 1819 selesai ada di level paling rendah dalam dua minggu di kisaran US$ 1, 1725. Disamping itu, indeks dolar AS tertekan pada enam mata uang paling utama. Indeks dolar AS ada di kisaran 93, 60.