Beberapa Tips Penting Membeli Opel Blazer

Jika Pecinta Otomotif ingin membeli mobil ini harus mengecek kondisi mobilnya, berikut beberapa hal yang bisa mr gir sajikan sebelum anda membeli mobil blazer ini:

A. Body Opel Blazer

  1. Usahakan mengenal tubuh dalam kondisi baik, untuk mengetahui yaitu dengan mengetuk bagian tubuh apakah ada dempul pada bagiannya, bisa juga dilihat dari bayangan atau pantulan tubuh apakah bergelombang atau rata / rata.
  2. Naik pron di bagian dalam kap mesin. pastikan semua lipatan / lengkungan dari luas penampang melintang di kanan kiri bawah kap mesin adalah lipatan pabrik. akan muncul jika mobil tidak akan macet, bisa dilipat / ditekuk hilang karena dempul atau bergelombang / keriting karena ketok.

B. DASHBOARD / LISTRIK:

Periksa seluruh panel dalam keadaan hidup, antara lain: jendela power, kunci tengah, lampu kabut, lampu pendek, remote, instruksi bensin, instruksi tempratur, petunjuk tekanan minyak, instruksi pengisian ampere, rpm, lampu interior, ac cool, saklar tempratur asli ada di dasbor

C. INTERIOR:

DOHC 1997 interior kulit di jok dan door trimnya. plafon bahan beludru halus. Pastikan karpet masih berwarna cerah dengan serat besar (aslinya). hindari karpet dengan warna bekas yang dibanjiri atau dibuat bukan dari bahan aslinya.

D. MESIN:

  1. Indikator tekanan minyak, di sudut kiri bawah. Rentang dari 0 sampai 500 kpa (maks.). Yang harus dicari adalah: sekitar 5 menit pertama setelah mesin menyala, jarum harus mendekati 500 kpa (max). Semakin baik semakin baik. Tapi RPM harus stabil di 900. Ini perbedaan dia beberapa mobil lain. Mobil lain, ada choke otomatis, nyala mesin inti2, RPM diatas 1000, lama2 baru turun lagi. Dalam blazer, RPM tetap 900 namun tekanan maksimal pada 500 kpa. Setelah 5 menit, tekanan minyak perlahan turun menjadi 250 (tegak lurus ke 12:00), tapi jika pedal gas ditekan, jarumnya naik sampai 500 kpa, dan mulai sekarang jarum bergerak berdasarkan RPM dengan minimum. batas 250 kpa
  2. Indikator voltase listrik (voltmeter), ada di pojok kanan bawah. Yang dicari adalah tegangan yang stabil pada 14v melalui sedikit (jarumnya tegak lurus sampai pukul 12, sedikit miring namun tetap menempel di strip nomor 14). Nyalakan semua lampu, audio, AC dll, jarum harus tetap diam. Hindari voltmeternya jarum mobil tidak diam.
  3. Indikator suhu, ada di bagian atas KIRI. Blazer yang dicari adalah blazer yang indikator jarumnya naik perlahan dari 0 sampai 102 derajat yang dibutuhkan sekitar 10-15 menit. Kemudian kipas xtra menyala, sekitar 2-3 menit jarum harus turun sampai 80. Nyalakan AC, dalam kondisi jarum idle harus stabil pada 80 (jika AC menyala). (Dengan asumsi sistem pendinginan masih orisinil, bukan di modif). Nomor 1-3 sangat penting
  4. Suara mesin saat kipas dimatikan, sebaiknya mulus, sehalus sedan 1500 cc. Jangan lupa lupakan cek viskositas minyak. Jangan menjadi mesin halus karena menggunakan as roda minyak.
  5. Uji jalan dan rasakan jika ada getaran tubuh dari rpm 0 hingga rpm naik. Hindari tubuh yang selalu geter pada rpm tertentu ATAU kmh.
  6. Pindah dan jongkok ke dekat ban belakang kiri. Dengarkan suara pompa bahan bakar, hindari mobil yang terdengar seperti pompa bahan bakar sarang lebah. Karena itu, karakteristik pompa bahan bakar akan (melalui / Kerusakan / bronjiang / coil dan lain-lain).
  7. Uji jalan untuk pengujian fungsi ABS dan fungsi Active Safety Belt. Apakah bekerja dengan optimal atau tidak.
  8. Selain ke 7, tesnya sama aja dengan mobil2 lainnya. Periksa AC, kaki, setir, dan banyak lagi

Untuk membaca artikel selengkapnya yang lengkap dengan gambarnya, anda bisa langsung bisa menuju sumbernya disiniĀ https://goo.gl/jB3PWS