Memahami Stock Trading Sites in India

Stock trading sites in India maupun di Indonesia harus dipahami terutama bagi calon pebisnis di bidang stock alias saham. Pemahaman akan saham dimulai dari beberapa istilah umum dalam saham serta tempat jual beli saham. Salah satu istilah yang umum digunakan dalam jual beli saham ialah Lot. Pada Bursa Efek Indonesia, satu lot berarti seratus lembar saham. Ini artinya, apabila kita membeli satu lot saham ABC dengan selisih antara harga jual dan harga beli 100, maka keuntungannya adalah 100 x 100 = Rp10.000. Setelah mengetahui istilah yang cukup umum dalam dunia jual beli saham ini, selanjutnya akan kita pahami mengenai lokasi jual beli saham.

Yang perlu diketahui adalah bahwa kita sebagai investor individual tidak akan dapat secara langsung melakukan jual beli saham begitu saja di lantai bursa. Terdapat prosedur yang harus dipatuhi baik di stock trading sites in India ataupun Indonesia. Pertama, kita akan membutuhkan broker atau perantara agar dapat menghubungkan ktia dengan lantai bursa Indonesia Stock Exchange atau IDX. Setelah itulah baru kita bebas untuk melakukan transaksi jual beli saham yang terdapat di seluruh bursa saham Indonesia. Broker saham sendiri merupakan perusahaan yang telah terdaftar secara resmi serta mendapat izin pemerintah dalam menghubungkan investor individual menuju lantai bursa centraldomino99.com.

 

Broker saham umumnya akan memberlakukan fee atau biaya di tiap transaksi yang kita lakukan. Dari situlah broker akan mendapat keuntungan mereka. Saat sudah resmi terdaftar dalam broker saham,kita sudah bisa bergabung dalam transaksi jual beli saham secara online di Bursa Efek Indonesia.  Broker dalam stock trading sites in India juga akan menyediakan layanan pada investor individual seperti software trading online hingga konsultasi saham secara gratis. Besaran fee yang harus kita bayarkan terbilang relatif. Untuk broker plat merah atau milik pemerintah seperti BNI akan memiliki biaya transaksi lebih tinggi. Ini karena mereka juga telah memiliki reputasi tinggi sehingga dapat menjaga dana. Investor juga nantinya akan turut mendapat pengawasan dari pemerintah.